5 Penyebab Jika Mobil Tersendat Saat Digas

April 17th, 2019 by Oline

Salah satu kendala yang kerap dialami bagi pemilik mobil yang paling umum adalah mobil tersendat saat digas. Baik itu mobil injeksi maupun mobil non-injeksi. Jika hal ini terjadi maka bukan saja mempengaruhi kenyamanan, tetapi juga keselamatan Anda di jalan. Untuk itu, Anda perlu mengetahui beberapa penyebab yang sering terjadi jika mobil tersendat saat digas.

Bahan bakar yang tidak sesuai dengan mesin

Penyebab pertama mengapa mobil sering tersendat saat digas bisa saja karena bahan bakar yang digunakan tidak sesuai. Bahan bakar yang tidak sesuai dengan yang telah direkomendasikan inilah yang akhirnya menimbulkan masalah.. Terutama dalam hal injeksi mesin mobil.

Pada umumnya, mesin injeksi terdapat perbandingan kompresi yang cukup tinggi dan bisa lebih dari 10:1. Dengan kata lain, semakin tinggi kompresi nilai oktannya, maka bahan bakar minyak (BBM)  yang dibutuhkan juga semakin tinggi. Di Indonesia, BBM yang memiliki oktan cukup tinggi dan baik untuk mobil Anda di antaranya adalah minimal Pertralite.

Sistem injeksi ‘masuk angin’

Faktor kedua adalah karena sistem injeksi di dalam mobil Anda mengalami ‘masuk angin’.  Dalam sistem injeksi, BBM digunakan untuk menyuplai tekanan bahan bakar ke ruang mesin. Apabila terdapat gelembung udara di dalam sistem bahan bakar tersebut, maka ini akan mengganggu. Akibatnya, tekanan bahan bakar menjadi tidak stabil.

Dari situlah kemudian suplai bahan bakar akan tersendat maupun terputus-putus. Inilah yang membuat mobil tersendat saat digas. ‘Masuk angin’ pada injeksi bisa terjadi ketika mobil kehabisan bahan bakar atau ketika mengganti filter bensin.

Terjadi kerusakan di salah satu sensor

Selain itu, penyebab lainnya yang kerap terjadi dikarenakan adanya kerusakan pada salah satu sensor. Pada mesin injeksi, terdapat sensor yang dapat mengatur suplai udara dan bahan bakar. Kemudian, jika salah satu sensor tersebut terjadi kerusakan, maka data yang dikirimkan ke engine control unit (ECU) tidak berjalan akurat. Inilah yang mengakibatkan suplai bahan bakar menjadi tidak tepat, dan akhirnya membuat mesin mobil Anda tersendat saat digas. Oleh karena itulah, Anda harus sering-sering mengecek sensor yang ada dalam bagian injeksi agar tetap berfungsi dengan baik.

(Baca juga: Selain Aki Soak, Inilah Penyebab Mobil Matic Tidak Bisa Distarter)

Filter bahan bakar dan Throttle Body yang kotor

Adanya filter dalam komponen mesin berfungsi sebagai penyaring kotoran yang masuk ke dalam ruang pembakaran. Jika filter ini tidak bersih maka akan banyak kotoran yang menumpuk dan membuat aliran bahan bakar terhambat. Hal ini pula yang membuat akselerasi tidak lancar dan mobil sering tersendat saat digas. Solusinya, selain harus membersihkan filter ini secara rutin, Anda harus menggantinya bila sudah mulai rusak.

Selain itu, tersendatnya mobil ketika di gas juga karena throttle body yang kotor. Khususnya untuk mobil dengan sistem drive by wire yang menggunakan sensor accelerator pedal position (APP). Sistem ini akan mengirimkan data pembukaan gas dan ECU memberikan informasi untuk katup lebih terbuka. Masalahnya, jika terjadi penumpukan di area sekitar katup gas tersebut maka mesin pun dapat tersendat.

Menggunakan busi yang tidak standar

Penyebab terakhir mengapa mobil sering tersendat saat digas adalah busi yang Anda gunakan tidak sesuai dengan standar. Sebagai pemercik api, busi sangat dibutuhkan untuk mempengaruhi performa mesin. Apabila api terlalu kecil maka mesin pun akan tersendat.

Salah satu alternatif yang dapat Anda gunakan adalah gantilah busi secara berkala jika performanya sudah menurun. Untuk mesin injeksi, Anda wajib memakai busi resistor dan melihat dari label busi yang digunakan. Sebaiknya, gunakan busi standar yang sudah direkomendasikan oleh produsen otomotif.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan mobil tersendat saat digas. Semoga bermanfaat dan membantu Anda dalam mengatasi masalah yang sering dihadapi pada mobil.

Banner - Caroline ID Mobil Anda Terjual Dalam Hitungan 24 Jam

Top