Jenis-Jenis Mobil: SUV, MPV, hingga Station Wagon. Apa Bedanya?

Juli 16th, 2019 by Carol
jenis-jenis mobil

Jenis-jenis mobil semakin banyak ragamnya seiring dengan perkembangan dunia otomotif. Biasanya, setiap jenis atau tipe diberi nama dengan istilah tertentu. Beberapa istilah bagi jenis-jenis mobil yang cukup sering terdengar adalah SUV, MPV, City Car, Hatchback, Sedan, dan Station Wagon. Anda yang merupakan penggemar otomotif mungkin sudah paham arti istilah tersebut dan dapat dengan mudah membedakan jenis-jenis mobil yang ada. Namun, tak semua konsumen memiliki pengetahuan yang sama.

Jika Anda termasuk yang belum paham arti dari istilah-istilah tersebut dan belum dapat membedakan jenis-jenis mobil yang ada, jangan bingung atau khawatir. Caroline telah merangkumnya dalam artikel berikut agar dapat membantu Anda mengenal berbagai jenis-jenis mobil dan menentukan mana yang paling sesuai dengan minat serta kebutuhan.

Jenis-Jenis Mobil: SUV

jenis-jenis mobil

Sumber: nmaa.co.id

SUV adalah singkatan dari Sport Utility Vehicle. Istilah ini digunakan sebagai nama bagi jenis mobil yang merupakan gabungan Jeep, Pick Up, dan Sedan. Mobil jenis SUV biasanya dicirikan oleh desain ground clearance (jarak bodi mobil ke tanah) yang tinggi, fitur yang lengkap, suspensi yang kokoh tetapi lembut, eksterior dan interior yang tangguh tetapi tetap elegan, ukuran badan dan bodi yang besar, serta mesin yang kuat dan bertenaga besar. Desain serta fitur yang seperti ini membuat SUV cocok dan nyaman dibawa melintasi berbagai medan, baik off-road maupun on-road. Dengan kapasitas bagasi yang cukup luas dan kapasitas kursi yang cukup untuk tujuh hingga delapan orang, SUV juga termasuk jenis mobil yang bisa membawa banyak muatan penumpang maupun barang. Contoh mobil jenis SUV yang mungkin cukup familier bagi Anda adalah Terios, Rush, Fortuner, atau Pajero.

Jenis-Jenis Mobil: MPV

jenis-jenis mobil

Sumber: indonesianmotorshow.com

MPV adalah singkatan dari Multi Purpose Vehicle. Mobil jenis ini disebut dengan istilah Multi Purpose karena memiliki jok berkapasitas tujuh tempat duduk yang dapat dilipat dan diubah menjadi tempat untuk meletakkan atau membawa barang jika sedang tidak digunakan. Fungsi utama mobil yang dapat mengangkut banyak penumpang dan barang ini membuat MPV juga dikenal dengan istilah ‘mobil keluarga’. Beberapa contoh mobil jenis MPV yang populer di Indonesia adalah Xenia, Avanza, Mobilio, dan Ertiga.

Jenis-Jenis Mobil: City Car

jenis-jenis mobil

Sumber: liputan6.com

Sesuai dengan namanya, City Car adalah istilah atau nama bagi jenis mobil yang hanya cocok digunakan di dalam kota. Jenis mobil perkotaan biasanya memang berukuran kecil sehingga dapat bergerak lincah sekaligus irit bahan bakar. Mobil seperti ini sangat berguna untuk menembus kondisi lalu lintas yang macet di area perkotaan. Mobil City Car bisa saja digunakan untuk perjalanan jauh atau ke luar kota, tetapi penumpang biasanya akan merasa kurang nyaman dan pegal. Mesinnya pun bisa jadi tidak kuat dan cepat panas. Beberapa contoh mobil City Car adalah Sirion, Brio, atau Kia Morning.

Hatchback

jenis-jenis mobil

Sumber: oto.com

Hatchback adalah istilah bagi mobil sejenis Sedan yang memiliki bagian belakang lebih pendek. Dengan kata lain, Hatchback merupakan mobil Sedan tanpa ‘ekor’ atau ‘buntut’. Jenis mobil yang seperti ini sekarang banyak digunakan oleh mobil-mobil untuk memperingkas desain tanpa merusak sisi fungsional. Pintu bagasi mobil Hatchback dapat dibuka ke atas sehingga memudahkan pengguna untuk memasukkan barang ke ruang bagasi. Meski ruang bagasinya minim, kapasitas bagasi bisa jadi besar jika bangku belakang tidak digunakan dan dilipat. Swift, Yaris, Jazz, dan Fiesta adalah beberapa contoh mobil berjenis Hatchback.

Sedan

Sumber: topgear.com.ph

Salah satu jenis mobil yang paling umum adalah Sedan. Sedan biasanya terdiri dari dua baris tempat duduk yang dapat memuat atau memiliki kapasitas hingga lima orang dengan ruang untuk bagasi atau barang di bagian belakang kendaraan, kecuali pada beberapa mobil yang mesinnya ada di belakang seperti Renault Dauphine, Tetra T613, Volkswagen Type 3, dan Chevrolet Corvair. Jenis mobil ini banyak digunakan sebagai kendaraan pribadi, kendaraan dinas, maupun taksi. Di Indonesia sendiri, Sedan merupakan salah satu jenis mobil yang paling laris setelah MPV atau minibus. Beberapa contoh mobil Sedan adalah Honda Civic, Honda City, Honda Accord, Toyota Vios, Toyota Corolla, dan Toyota Camry, BMW Seri 3 dan 5, serta Audi A4 dan A6.

Station Wagon/Estate

Sumber: kumparan.com

Mobil jenis Sedan yang atap bagian belakangnya dipanjangkan sampai ke atas bagasi disebut dengan Station Wagon. Di beberapa negara, mobil jenis ini juga dikenal dengan istilah Estate, Kombi (di Jerman), atau Break (di Prancis). Pada mobil jenis ini, ruang penumpang menyatu dengan ruang bagasi. Pintu bagasi mobil jenis Station Wagon pada umumnya memiliki pintu bagasi yang membuka ke atas seperti mobil jenis Hatchback, tetapi ada juga yang memiliki pintu bagasi membuka ke bawah dan jendela yang dapat dibuka terpisah. Jika dibandingkan dengan mobil jenis Hatchback, Station Wagon memiliki overhang belakang yang lebih panjang sehingga ruang bagasi lebih panjang dan luas. Artinya, kapasitas bagasinya pun lebih besar. Contoh Station Wagon yang saat ini masih dijual dan banyak peminat adalah Mazda 6 Estate.

Cari & Beli Mobil Bekas yang Anda Butuhkan di Caroline

Setelah mengenal jenis-jenis mobil, sudahkah Anda tahu jenis mobil apa yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda? Jika sudah, Anda dapat mencari dan membeli mobil bekas yang jenisnya sesuai dengan kebutuhan Anda di Caroline. Tak perlu khawatir mengalami kesulitan karena Caroline menyediakan berbagai jenis-jenis mobil. Semua bisa Anda temukan, khususnya dengan dukungan fitur wishlist. Anda cukup memasukkan rincian jenis dan nama mobil yang diinginkan dan Caroline akan mencarikan kendaraan seperti yang diminta dalam waktu 2 x 24 jam.

Baca Juga: Hal yang Perlu Diperhatikan Agar Beli Mobil Bekas Tak Seperti Beli Kucing dalam Karung!

Membeli jenis-jenis mobil bekas yang sesuai dengan kebutuhan Anda di Caroline dijamin 100% aman. Setiap kendaraan yang dijual di Caroline sudah melewati proses inspeksi kendaraan yang dilakukan oleh tim inspektor terlatih, handal, dan profesional. Inspeksi tersebut pun akan dilengkapi dengan dokumen hasil penilaian yang dapat diperiksa langsung oleh calon pembeli lewat situs Caroline. Sebagai upaya mewujudkan layanan yang transparan bagi konsumen, Caroline juga menyediakan titik-titik lokasi inspeksi yang dapat dikunjungi oleh calon pembeli. Di titik-titik tersebut, pembeli dapat menyurvei langsung kondisi kendaraan dan mengecek sendiri kesesuaiannya dengan informasi di situs web. Layanan-layanan ini diberikan secara gratis untuk memastikan mobil yang akan dibawa pulang oleh calon pembeli memang dalam kondisi prima dan sebanding dengan harga yang harus dibayarkan. Tak ketinggalan, sebagai bentuk jaminan kondisi kendaraan yang sesuai dengan hasil inspeksi, Caroline juga menyediakan buyback warranty.

Baca Juga: Membeli Mobil Bekas Tanpa Melakukan Inspeksi Kendaraan. Apa Akibatnya?

Berbagai jenis-jenis mobil yang ada di Caroline pun dapat Anda beli dengan lebih mudah lewat metode pembayaran kredit. Prosesnya mudah, uang muka atau DP-nya rendah. Anda bahkan bisa melakukan kredit dengan nilai uang muka hingga 0 persen! Anda juga dapat mengetahui acuan jumlah uang muka serta cicilan yang harus dibayar dengan simulasi kredit yang ada di website Caroline. Sebagai bagian dari layanan, tim profesional Caroline akan selalu mendampingi dan membantu Anda sampai proses pengajuan kredit benar-benar selesai dan transaksi berhasil dilakukan.

Baca Juga: Kredit Mobil Bekas di Caroline.id Lebih Mudah!

Dengan keamanan dan kemudahan yang ditawarkan Caroline, Anda tak perlu ragu lagi untuk membeli jenis-jenis mobil bekas yang sesuai dengan kebutuhan. Hidup pasti akan terasa lebih mudah jika kebutuhan Anda sudah terpenuhi, bukan?

Top