Pajak Bea Balik Nama DKI Jakarta Naik Jadi 12,5 Persen

Agustus 23rd, 2019 by Deni Ferlindungan
Ilustrasi BPKB dan pajak bea balik nama kendaraan bermotor.

Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dipastikan naik jadi 12,5% seperti yang disahkan langsung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DK Jakarta dan tertuang melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Melalui pengesahan aturan itu, Pemprov DKI Jakarta pun sudah bisa menerapkan tarif baru terkait pajak kendaraan di Ibukota.

Berdasarkan laporan hasil pengesahan yang dibacakan oleh anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Sereida Tambunan, terjadi peningkatan pajak BBN-KB sebesar 2,5 persen. “Perubahan tarif BBN-KB penyerahan pertama kendaraan bermotor mengalami kenaikan, dari yang sebelumnya 10, menjadi 12,5 persen,” ujarnya.

Kenaikan pajak, tambah Sereida, tidak semata peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun juga kesepakatan Bapeda se Jawa-Bali. “Karena adanya kesepakatan dalam Rapat Kerja Terbatas Asosiasi Bapeda se-Jawa-Bali dan dengan mempertimbangkan BBN-KB di wilayah sekitar DKI Jakarta, agar ada keseimbangan tarif antarwilayah,” sambungnya.

(Baca juga: Ketahui Titik Contraflow Jalan Tol Dalam Kota Terbaru)

Melalui kenaikan pajak itu, DPRD berharap dapat memberikan dampak positif. Khususnya mengatasi kemacetan dengan menekan kendaraan bermotor yang cenderung padat di DKI Jakarta, serta dapat mempengaruhi pembangunan di Ibukota.

Tidak sampai di situ saja, Pemprov DKI pun diharapkan untuk segera menyosialisasikan kenaikan tarif BBN-KB itu. “Jangan sampai ada masyarakat yang buta hukum,” imbuh Sereida.

Sejalan dengan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun menjelaskan harapannya bahwa pelaksanaan BBN-KB di Jakarta semakin bagus. “Eksekutif berharap ke depan dalam pelaksanaan Perda tentang Bea Balik Nama Kendaraan, selain dalam pelaporan BBN-KB dapat dilakukan secara online, penambahan persyaratan NIK sebagai jawaban integrasi dalam wajib pajak online,” paparnya.

Anies pun menegaskan, “Akan diterapkan ketentuan sanksi administrasi, apabila wajib pajak tidak mendaftarkan penyerahan kendaraan bermotornya.”

Baca informasi menarik lainnya dari dunia otomotif hanya di blog CAROLINE.id

Artikel menarik lainnya untuk Anda:

Banner - Caroline ID Mobil Anda Terjual Dalam Hitungan 24 Jam

Top